Kunjungan Sekolah Pelita Harapan 2018

 

SPH metik wader

SMP Kristen Lentera menerima kunjungan siswa Sekolah Pelita Harapan, sebuah sekolah internasional yang terletak di Lippo Karawaci Tangerang. Kunjungan siswa Sekolah Pelita Harapan selama 2 hari, 7 - 8 Februari 2018 disambut hangat oleh seluruh siswa SMP Kristen Lentera. Kunjungan ini merupakan salah satu program tahunan sebagai bentuk kerja sama antara Sekolah Kristen Lentera dengan Sekolah Pelita Harapan. Tahun ini merupakan tahun keenam Sekolah Kristen Lentera menerima kunjungan dari Sekolah Pelita Harapan.
Sebanyak 83 siswa dari Sekolah Pelita Harapan dan 9 guru pendamping dari Sekolah Pelita Harapan mengikuti serangkaian acara yang sudah disusun oleh panitia dari Sekolah Kristen Lentera. Kegiatan dengan tema " A DAY IN THE LIFE " mengajak para siswa Sekolah Pelita Harapan untuk belajar tentang kebudayaan atau biasa disebut dengan " CULTURE SHARING DAY ". Para siswa Sekolah Pelita Harapan bergabung dengan Sekolah Kristen Lentera, mereka membaur menjadi satu dan terbagi dalam 9 kelompok.
Di hari pertama, setelah kegiatan pembuka, semua peserta masuk ke kelas bersama dengan kelompok-kelompok yang sudah ditentukan untuk belajar bahasa. Siswa SPH belajar Bahasa Jawa dari siswa SKL, begitu juga dengan siswa SKL, belajar Bahasa Inggris dari siswa SPH. Seluruh siswa juga harus ikut berpartisipasi dalam beberapa permainan tradisional seperti bekelan, dakon, seprengan, dodge ball, setinan, gobag sodor, betengan, dan bakiak. Seru sekali ketika mereka harus belajar dan ikut ambil bagian dalam permainan tradisional, anak-anak juga sangat antusias, namun keceriaan mereka harus berakhir karena waktu yang sudah dijadwalkan.
Di hari kedua beberapa kelompok mengunjungi Desa Wisata Bejalen. Mereka belajar bercocok tanam di sawah dan membajak sawah. Ada juga kelompok lain, mereka pergi ke rawa menaiki perahu untuk belajar tentang perikanan, cara memberi makan ikan yang benar, dan bagaimana ternak ikan yang baik. Mereka juga belajar cara petik ikan yang benar dari jaringnya. Salah satu kegiatan selain bercocok tanam dan belajar perikanan adalah kegiatan berbelanja. Ada beberapa kelompok pergi ke Pasar Lanang dengan menggunakan transportasi tradisional andong atau disebut delman, mereka dibekali sejumlah uang untuk dibelanjakan. Setiap kelompok sudah diberi beberapa daftar belanjaan yang harus dibeli yang kemudian hasil belanjaan mereka akan disumbangkan untuk beberapa warga di Desa Wisata Bejalen. Ada juga beberapa kelompok yang harus tinggal di rumah warga, mereka membantu warga untuk melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci baju, mencuci piring, memasak, mengepel, menyapu dan pekerjaan rumah lainnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, siswa SPH dan siswa SKL harus berpisah. Seluruh siswa dan pendamping melakukan foto bersama di Kampung Pelangi untuk kenang-kenangan. Sepeninggal siswa SKL, masih ada satu kegiatan terakhir siswa SPH di Desa Wisata Bejalen yaitu belajar kerajinan tangan, membuat tas dengan menganyam tali. Sungguh dua hari yang luar biasa, banyak hal-hal baru yang didapat oleh siswa SPH dan siswa SKL.

SPH bakiak

SPH belanja

SPH potong bumbu

Why Lentera?

Lentera

Menjadi sekolah terkemuka, unggul dalam iman-karakter dan iptek. Berprestasi, cerdas-mandiri di era global dan berpijak pada budaya bangsa.

Experience

Lentera

Anak-anak didik di Sekolah Kristen Lentera diajarkan untuk berprestasi, cerdas-mandiri di era global dan berpijak pada budaya bangsa.

Student Life

Lentera

SKL menjadi tempat bagi anak-anak didik untuk dapat menyalurkan bakat dan hobby positif-nya, sehingga mereka menjadi generasi yang kreatif.

CORE VALUES LENTERA

akronim lentera