Lentera Core Values

Leading (terkemuka), Enlightening (mencerahkan), Noble (mulia), Technology, Empowering (menguatkan), Responsible (bertanggung jawab), Achievement (berprestasi)

LENTERA

 Leading (terkemuka), Enlightening (mencerahkan), Noble (mulia), Technology, Empowering (menguatkan), Responsible (bertanggung jawab), Achievement (berprestasi)

 “Apa arti sebuah nama?” begitu tanya William Shakespeare, satu pertanyaan yang menyimpan ribuan jawaban. Masing-masing pihak akan memberikan deskripsinya yang unik dan spesifik. Termasuk LENTERA: satu nama yang dilahirkan pada waktu visi mula-mula diberikan Tuhan bagi yayasan untuk memikirkan apa yang seharusnya diberikan bagi Dia dengan adanya sekolah Kristen di Ambarawa ini. Rindu untuk menjadi terang bagi negeri, setidaknya dimulai dari kota kecil yang berpenduduk 100.000 orang ini.

Mewujudkan kecerdasan hidup sesuai anugerah Tuhan telah menarik gerbong Lentera selama 10 tahun sejak 1 Juli 2007. Dan sekarang memasuki periode 10 tahun berikutnya, visi mula-mula itu telah dipertajam dengan passion yang semakin membumi nusantara dan melihat jauh ke sana ke tengah peradaban modern. Menjadi sekolah terkemuka yang unggul dalam iman-karakter dan iptek. Ditambah lagi kemampuan berprestasi, cerdas-mandiri di era global dan berpijak pada budaya bangsa. Jadilah visi second circle Lentera.

Core values Lentera sejatinya adalah ekspresi dari visi yang mencakup tujuh unsur dari tujuh keywords visioner Lentera, yakni:

  1. Leading/terkemuka
  2. Enlightening/mencerahkan
  3. Noble/mulia
  4. Technology
  5. Empowering/menguatkan
  6. Responsible/bertanggung jawab
  7. Achievement/berprestasi

Kemudian ketujuh unsur tersebut diterjemahkan melalui tujuh misi yang secara keseluruhan merupakan rangkaian yang utuh. Misi Lentera terdiri dari tujuh kalimat otentik konsep edukasi visioner Lentera, yakni:

1. Menjadikan sekolah dikenal dan terkenal serta dibanggakan warga sekolah.
Bukan dalam kapasitas menjadikan diri sok hebat, tapi Lentera semestinya benar-benar bangga karena Tuhan yang memampukan Lentera melampaui apa yang sudah ada dan yang akan ada. Sangat diharapkan nantinya masyarakat dapat ikut mengapresiasi proses pendidikan di Lentera.

LLR TA2017

2. Menumbuhkan semangat keunggulan yang kompetitif.
Persaingan menjadikan diri kuat. Tepatkah pandangan ini menjadi prinsip edukasi Lentera? Temukanlah jawabnya di antara pembelajar yang sebelum berada di Lentera dikenal sebagai underdog dan tak lama kemudian menjadi prestisius di kalangan pelajar sederajatnya setelah menjadi bagian dari Lentera. Bukan sekadar menghargai anugerah Tuhan dalam diri setiap orang, melainkan ada upaya keras dari Lentera untuk memberi ruang bagi pengembangan talenta.

bermain musik

3. Menanamkan iman dan nilai-nilai kristiani melalui keteladanan dan pembiasaan dengan memperhatikan kearifan lokal.
Influencer sangat menolong proses edukasi—Inilah yang terjadi di Lentera. Siapapun dapat menjadi pengaruh bagi sesamanya, persis seperti hikmat yang menyatakan “besi menajamkan besi”, tanpa meninggalkan kearifan nasional yang menjadi bagian kehidupan di nusantara.

berdoa sebelum makan

4. Memberdayakan dan mengembangkan sarana-prasarana, kualitas SDM, kurikulum dan manajemen berbasis TIK secara kreatif-inovatif dan efisien.
Teknologi menjadi semakin konkret di dalam setiap aspek kehidupan. Itu sebabnya, Lentera memberikan perhatian serius terhadap pengembangan kualitas edukasi dengan dukungan teknologi. Salah satu ciri khas yang sedang disiapkan adalah budaya online. Tetapi sisi lain dari kemajuan teknologi berbasis internet terdapat lahan berbahaya yang potensial menghancurkan mental hingga kerusakan karakter. Untuk itu Lentera terus berupaya menyeimbangkan antara teknologi dan nilai-nilai kristiani. Kemajuan teknologi dijaga dengan karakter yang kuat.

belajar online

5. Menyelenggarakan pendidikan yang transparan, akuntabel dan demokratis. Keterbukaan telah menjadi ciri khas Lentera sejak awal berdiri.
Selama ini Lentera dipercaya oleh banyak pihak karena integritas yang dimiliki. Karena itulah transparansi, akuntabilitas, dan demokrasi menjadi budaya dalam sistem edukasi Lentera.
 
6. Membangun semangat kewirausahaan. Lentera berharap jiwa kewirausahaan tidak menjadi hal asing dalam menghadapi berbagai situasi.
Memahami kewirausahaan tidak terbatas soal finansial tapi jiwa kemandirian yang sehat, maka Lentera tidak sedang mengarahkan diri menjadi lembaga komersial—yang semata mencari keuntungan sebesar-besarnya—tetapi menjadikan kemandirian finansial untuk membantu sesama.
 
7. Menjalin kerjasama dengan lembaga dan dunia usaha guna meningkatkan mutu pendidikan.
Network dan networking telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masa kini dan masa depan. Budaya kerja sama semakin mudah dilakukan dengan teknologi. Diharapkan, setiap pembelajar di Lentera dapat menerapkan mentalitas inklusif.
 
membatik
 
 
Salam Lentera,
 
Pdt. Budimoeljono Reksosoesilo
Ketua Yayasan Lentera Edukasi
 
 
 
 

Why Lentera?

Lentera

Menjadi sekolah terkemuka, unggul dalam iman-karakter dan iptek. Berprestasi, cerdas-mandiri di era global dan berpijak pada budaya bangsa.

Experience

Lentera

Anak-anak didik di Sekolah Kristen Lentera diajarkan untuk berprestasi, cerdas-mandiri di era global dan berpijak pada budaya bangsa.

Student Life

Lentera

SKL menjadi tempat bagi anak-anak didik untuk dapat menyalurkan bakat dan hobby positif-nya, sehingga mereka menjadi generasi yang kreatif.

CORE VALUES LENTERA

akronim lentera