Outing Class Kelas 1, 2, dan 3 di Monumen Palagan Ambarawa

 

foto bersama
Pada 10 November 2017, bertepatan dengan Hari Pahlawan, anak-anak kelas 1-3 SD Kristen Lentera mengadakan kegiatan outing class di Monumen Palagan Ambarawa. Setelah upacara peringatan Hari Pahlawan di sekolah, anak-anak berjalan kaki bersama menuju Monumen Palagan Ambarawa didampingi guru kelas masing-masing. Cuaca hari itu cerah, anak-anak sangat antusias dan bersenda gurau bersama teman-teman mereka selama di perjalanan.
Sesampainya di depan Monumen Palagan Ambarawa, guru pendamping harus menghitung jumlah anak-anak untuk menentukan berapa tiket yang harus dibeli. Setelah membeli tiket, anak-anak berbaris rapi masuk ke area Monumen Palagan Ambarawa. Di Palagan, anak-anak dikumpulkan di selasar belakang, mereka diperbolehkan istirahat sejenak. Kegiatan pertama yang mereka lakukan adalah mendengar penjelasan dari Bu Martina dan Pak Harman mengenai sejarah berdirinya Palagan. Hal yang sangat menarik bagi anak-anak adalah ketika diadakan kuis dengan pertanyaan mengenai sejarah berdirinya Palagan, anak-anak sangat antusias berebut untuk menjawab karena kalau jawaban mereka benar, mereka akan mendapat hadiah. Setelah acara kuis selesai, anak-anak diberi waktu untuk istirahat memakan bekal mereka masing-masing.
Kegiatan selanjutnya, anak-anak tampil per kelas, menyanyikan lagu nasional, lagu daerah dan berpuisi dengan tema pahlawan. Anak-anak diajak belajar untuk ikut menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur. Anak-anak sangat senang, karena mereka bisa tampil di depan teman-teman mereka.
Setelah pentas seni, anak-anak diajak jalan-jalan ke Museum Isdiman untuk melihat beberapa benda-benda peninggalan dari masa perang, yaitu ada seragam, aneka senjata dan meriam, lukisan-lukisan yang menggambarkan peristiwa perang, setelah itu mereka berkeliling di sekitar Palagan melihat beberapa tank kuno, kendaraan kuno, dan bahkan juga ada lokomotif kereta api kuno. Yang paling menarik adalah terdapat pesawat Mustang P-51 kepunyaan Belanda yang berhasil ditembak dan jatuh di Rawa Pening pada saat peristiwa perang terjadi.
Di akhir kegiatan, tidak lupa anak-anak dan guru pendamping berfoto bersama dengan background patung Jendral Sudirman.

tampilan anak2

museum isdiman

depan pesawat

Why Lentera?

Lentera

Menjadi sekolah terkemuka, unggul dalam iman-karakter dan iptek. Berprestasi, cerdas-mandiri di era global dan berpijak pada budaya bangsa.

Experience

Lentera

Anak-anak didik di Sekolah Kristen Lentera diajarkan untuk berprestasi, cerdas-mandiri di era global dan berpijak pada budaya bangsa.

Student Life

Lentera

SKL menjadi tempat bagi anak-anak didik untuk dapat menyalurkan bakat dan hobby positif-nya, sehingga mereka menjadi generasi yang kreatif.

CORE VALUES LENTERA

akronim lentera